Novel
Daftar buku-buku Novel
14x21 cm, xii+542 hal, ISBN 979-97376-0-5, Pustaka Primatama, 2004
Bagian pertama dari trilogi Winnetou, adi karya yang harus dibaca oleh penggemar Karl May, suatu kisah berlatar belakang American Wild West di masa 1860an. Inti kisahnya adalah penindasan orang-orang Eropa terhadap penduduk asli Amerika. Si penutur kisah adalah orang Eropa lulusan perguruan tinggi yang merasa tahu segalanya tentang berbagai masalah kehidupan. Setelah bertemu Winnetou, anak Kepala Suku Apache Mescalero, tiba-tiba ia tersadar bahwa pengetahuannya belum cukup untuk menjawab masalah-masalah kehidupan nyata yang harus dihadapi. Kerakusan para "muka pucat" terhadap emas milik kulit merah akhirnya berujung maut. Perjalanan mereka berubah arah. Si penutur kisah yang kini dijuluki Old Shatterhand bersama Winnetou mengejar Santer, si pembunuh.
58000.00 Rp.
14x21cm, x+566 hal, ISBN 979-97376-1-3, Pustaka Primatama, 2004
Bagian kedua dari trilogi Winnetou. Old Shatterhand mengikuti jejak Winnetou yang mengejar Santer. Setelah mengalami kecelakaan di laut, ia terpaksa menjadi detektif dan mengejar seorang penjahat yang melarikan diri bersama seorang anak bankir yang menderita monomania. Ia bertemu Old Death, seorang pemburu prairie dan mantan pencandu yang hendak berubah. Terperangkap dalam gerakan Ku-Klux-Klan (kisah ini berlangsung tepat sesudah perang saudara Amerika) mereka pergi ke Meksiko dan menyaksikan betapa suku Apache membantai suku Comanche seringkali karena hasutan muka pucat. Santer tertangkap namun suatu peristiwa kecil berlangsung. Apa yang terjadi selanjutnya?
58000.00 Rp.
14x21cm, xii+598 hal, ISBN 979-97376-2-1, Pustaka Primatama, 2004
Bagian terakhir dari trilogi Winnetou. Goldrush atau demam emas yang menyebabkan orang berbondong-bondong mencari emas alias "debu maut" (begitulah Winnetou menyebutnya), mengawali kisah ini. Namun sungguh sayanng, Winnetou, sang pahlawan, harus tewas! Ia hebat tetapi merupakan lambang penduduk asli Amerika terakhir. Demikianlah ia gugur dengan gagah dan terhormat. Lantas, bagaimana dengan emas Apache dan Santer, si penjahat? Sedih dan marah, Old Shatterhand berusaha membuat perhitungan dengan penjahat ini. Tiba-tiba bumi bergetar dan ledakan besar terjadi. Tetapi mengapa? Apakah harta karun Apache serta wasiat sang kepala suku akan tenggelam dalam misteri selamanya?
58000.00 Rp.
Penerbit: Pustaka Primatama, 2007, x + 506, 14 x 20,5 cm, ISBN: 978-9-793-9307-6
Tigapuluh tahun setelah kematian Winnetou, Old Shatterhand menerima surat yang misterius, baik dari teman atau lawannya. Ia tidak bisa mengelak dan terpaksa memenuhi tantangan berduel dari musuh bebuyutannya seperti Tangua, Kepala Suku Kiowa, ataupun To-kei-chun, Kepala Suku Comanche Racurroh. Rupanya, arwah Santer si pembunuh ayah dan adik Winnetou itu-- juga ikut membayanginya. Dunia serasa berhenti berputar ketika ia harus mengunjungi Nugget-tsil alias Gunung Emas, tempat surat wasiat Winnetou disembunyikan. Ia juga harus mengunjungi kembali Danau Kelam, tempat emas Winnetou tenggelam di danau itu.
58000.00 Rp.
(BARU)
x + 362 hal; 14 x 20,5 cm, ISBN: 979-3930-13-6, Pustaka Primatama, 2006
Martin Baumann, si Anak Pemburu Beruang, harus berjuang untuk membebaskan ayahnya, Baumann, si Pemburu Beruang, yang akan dihukum mati oleh suku Sioux Ogallallah di ”Gerbang Neraka”, suatu kawah berlumpur mengerikan di Taman Nasional Yellowstone, Wyoming. Di perjalanan, ia berjumpa dengan Winnetou dan Old Shatterhand beserta para prajurit Shoshone. Bagaimana cara mereka membebaskan Baumann dari ancaman maut itu?
45000.00 Rp.
(BARU)
viii + 288 hal; 14 x 20,5 cm, ISBN: 979-3930-14-4, Pustaka Primatama, 2006
Di padang gurun Llano Estacado nan gersang, di perbatasan Texas dan New Mexico, terbetiklah berita adanya hantu yang menyerang para penjahat dan sekaligus menyelamatkan korban-korban kejahatan. Siapa ia itu sebenarnya? Bagaimana Winnetou dan Old Shatterhand mengungkapkan keberadaan rahasia si hantu? Siapa kitu Bloody Fox sebenarnya? Apakah oase di tengah-tengah gurun itu memang benar ada?
38500.00 Rp.
14x21 cm, vi+106 hal, ISBN979-97376-5-6, Pustaka Primatama, 2004
Dari Missouri hingga Burma, dari kebakaran ladang minyak hingga pencurian yang kocak, Karl May mengajak pembacanya menempuh gurun dan prairie, berkelana ke pelosok-pelosok dunia seraya menebar pesan-pesan moral dan keluhuran budi pekerti. Dari si Indian di Amerika yang tersia-sia hingga si Arab di Padang Sahara yang akrab dengan mara bahaya, Karl May memberi empati atas kehidupan suku-suku bangsa yang tidak dikenal orang pada umumnya.
14500.00 Rp.
14x21cm, xii+432 hal, ISBN979-97376-4-8, Pustaka Primatama, 2005
Selain Wild West, negeri-negeri timur di masa Kekalifahan Usmaniyah pada 1870-an juga menjadi latar belakang kisah-kisah Karl May. Sang penutur kisah yang kini bernama Kara Ben Nemsi, artinya Kara (Karl) putera Jerman, ditemani oleh pelayannya yang bernama Hajji Halef Omar, mengawali perjalanan mereka dengan peristiwa pembunuhan di Sahara. Mereka menyeberangi rawa garam Tunisia, terlibat penculikan seorang gadis di Mesir, bahkan mengunjungi Mekkah (walaupun Kara Ben Nemsi adalah orang Kristen), serta bertempur bahu membahu bersama suku Arab Shammar-Haddedihn di barat laut Bagdad. Kisah seri ini adalah campuran kisah detektif, roman dan kisah 1001 malam modern. Butuh delapan tahun untuk menyelesaikan “siklus timur” ini.
42000.00 Rp.
14x21cm, xii+434 hal, ISBN979-3930-00-4, Pustaka Primatama, 2005
Kara Ben Nemsi diminta oleh Muhammed Emin, sang Sheik Haddedihn, untuk membebaskan putranya, Amad el Gandur, dari penjara di Amadijah, Kurdistan Utara. Setelah memperoleh izin dari Gubernur Mosul, mereka harus melintasi negeri para “Penyembah Setan”. Siapakah mereka ini? Apa mereka masih ada pada abad ke 21? Para penganut campuran kepercayaan Paganisme-Islam-Kristen-Yahudi-Zoroaster ini sesungguhnya mewakili orang-orang tertindas yang hendak dibela oleh sang pengarang. Lantas, bagaimana caranya Kara Ben Nemsi membebaskan si tahanan dari penjara yang letaknya di dalam benteng Turki ini?
46500.00 Rp.
14x21cm ,xiv+316 hal, ISBN979-3930-01-2, Pustaka Primatama, 2005
Kini para pahlawan meneruskan perjalanan menembus jantung negeri Kurdistan. Mereka terperangakap dalam perang antara Kurdi - Berwari yang beragama Islam dan Kaldea yang beragama Kristen Nestorian. Pembantaian manusia akan segera dimulai. Bagaimana Kara Ben Nemsi menyelesaikan masalah ini? Akankah ia selamat dari peristiwa itu? Tiba-tiba, sang “Roh Gua” muncul. Makhluk apakah roh ini? Apakah roh ini berupa manusia? Mengapa semua orang menghormatinya? Mengapa Kara Ben Nemsi menerima jimat dari roh ini? Bacalah seluruh kisahnya dalam cerita petualangan yang menegangkan ini.
36000.00 Rp.
Pages: |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |